Kamis, 28 Oktober 2010

Dekorasi Rumah Sederhana

Dalam Dekorasi Ruang, banyak hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan ruangan dan desain yang maksimal. Anda tentu ingin bayangan rumah impian Anda menjadi kenyataan atau mempunyai Home Decoration Ideas. Dekorasi rumah sesuai dengan gaya dan selera, aksesoris dan furnitur yang Anda banget sampai suasana nyaman yang membuat anda ingin selalu di rumah.
Berikut beberapa tips yang akan membantu anda mendekor ruangan :

SketsaSketsa floorplan Anda dan sertakan informasi penting, seperti : dimensi ruangan, letak serta ukuran jendela, jalur elektrik, posisi soket listrik dan lainnya. Bawa selalu floorplan anda saat berbelanja. Ini akan menjadi panduan untuk memudahkan dan meminimalkan kesalahan Dekorasi Ruang anda.

Gali lebih jauh konsep dan gaya yang akan diterapkan. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca majalah, hadir dalam pameran, browsing internet dan mengunjungi showroom. Catat setiap ide dan hal yang menarik bagi Anda.

Definisikan setiap ruangan yang akan Anda bangun dengan tulisan dan harus detil ( tidak hanya “ruangan minimalis”, tapi  “Ruangan minimalis dengan dekorasi putih dan lukisan sebagai aksen utama”)

Pertimbangkan dahulu kegunaan dan fungsi sebuah ruangan sebelum memutuskan furnitur dan peletakannya. Misalnya : kamar tidur anda juga berfungsi sebagai ruang kerja, berarti anda harus menyiapkan ruang untuk meja, rak buku dan pencahayaan.

Dalam Decoration Ideas, sebisa mungkin gunakan elemen yang senada terutama pada dekorasi garis hiasan warna, unsur kayu, bahan untuk lantai, motif, bahan, atau material.

Manfaatkan cahaya bukan hanya sebagai penerang, tapi juga untuk menimbulkan efek dramatis. Penggunaan dimmer untuk mengatur intensitas cahaya akan membantu dalam membentuk suasana.

Cari furnitur kualitas terbaik versi budget anda. Ketahuilah bahwa material dan konstruksi bermutu memperpanjang umur furnitur anda. Dan pilihan ini akan lebih menguntungkan anda, daripada Anda harus mengganti furnitur secara rutin.

Pilih aksesoris yang bersifat menguatkan warna dan tema ruangan untuk
Decoration Ideas & Dekorasi Kamar anda.

Perhatikan skala dan besaran furnitur untuk menjaga keseimbangan antar ruang. Jangan menumpuk furnitur dengan ukuran besar hanya pada sebuah ruangan.

Sesuatu yang kontras akan lebih menarik untuk
Home Decoration Ideas. Tempatkan furnitur atau aksesoris dengan warna yang bertolak belakang (tapi tetap serasi) dengan warna dasar untuk menghasilkan ruangan yang menarik.

Gunakan sepasang aksesoris untuk menciptakan kesan simetris dan seimbang

Gunakan jumlah ganjil (3,5,7) untuk mengelompokkan aksesoris kecil yang monoton. Peletakan dibuat berbentuk segitiga untuk menambah daya tarik.

Untuk ruangan formal lakukan penyusunan simetris dan monoton. Sebaliknya, lakukan penyusunan asimetris dan sesuka hati untuk ruangan yang santai.

Manfaatkan garis untuk mempertegas tema ruangan(pakailah jasa
House Decorator & Home Decorator. jika anda tidak mampu). Garis mendatar akan menimbulkan kesan lebar, luas dan tenang. Garis tegak akan menimbulkan kesan tinggi. Garis diagonal menimbulkan kesan dinamis dan semangat.

Perhatikan juga lokasi dan gaya arsitektur dalam merencanakan interior mintalah bantuan
House Decorator & Home Decorator. Suatu hal yang mubazir bukan apabila Anda membuat Home Theater yang sangat bagus pada basement, sedangkan lokasi Anda adalah kawasan banjir.





Memilih Warna dan Dekorasi Untuk Ruang Dirumah Anda

11 February 2008 88,857 views 17 Comments
Jika rumah anda berukuran kecil/mungil, ada baiknya anda memilih warna cat yang berwarna cerah atau terang. Karena warna-warna yang terang akan memberikan kesan bersih, lapang dan luas. Tatapi yang harus diingat adalah, penekanan untuk menggunakan warna terang ini baiknya diberlakukan pada ruang-ruang publik yang secara fungsional dperuntukkan untuk sesuatu yang umum, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dsb.
Setiap rumah tinggal membutuhkan sentuhan keakraban dan kehangatan yang amat tinggi, karena ditempat tersebut akan terjadi interaksi sosial, hubungan keluarga yang penuh keakraban dan kehangatan di antara penghuninya.
Yang disebut dengan ruang-ruang bersifat umum pada sebuah bangunan biasanya adalah ruang-ruang dengan aktivitas pemakai ruang yang bersifat rutin dan pasti. Pemakai ruangnya pun bersifat tetap (menurut tugas dan fungsinya), sehingga fasilitas yang dibutuhkan akan bersifat standar baik ukuran maupun bentuknya seperti sekolah, rumah saki, dan lain-lain yang sejenis. Juga agar praktis dan ekonomis.
Bayangkan bila rumah tinggal diperlakukan sama seperti kita memperlakukan ruang-ruang yang bersifat umum tadi. Semua dinding dicat dengan warna yang sama (misalnya putih), semua perabotan terbuat dari metal atau plastik agar mudah dibersihkan, tahan cuaca, tahan panas dan tidak gampang rusak. Kok seperti berada di sebuah rumah sakit ya? Ingin praktis, ekonomis, efektif tapi tidak manusiawi.
Nah, karena rumah tinggal adalah tempat para penghuninya melepas segala kepenatan fisik, pikiran dan emosi maka tentunya hal-hal yang akan berpengaruh kepada kepenatan-kepenatan tersebut di atas harus ditiadakan dong.
Biasanya bentuk-bentuk perabotan yang terlalu kaku, keras dan monoton akan membuat ruang-ruang dalam rumah tinggal menjadi berkesan kaku. Jadi sebaiknya jangan ditempatkan di dalam rumah (kecuali memang ingin memiliki rumah dengan ruang-ruang yang mencerminkan arogansi dan menjaga jarak dengan tamunya). Pilih saja bentuk-bentuk yang materialnya terbuat dari bahan-bahan alam (kayu, batu, kain, dsb). Apalagai kursi-kursi di ruang tamu atau ruang keluarga bentuknya tidak perlu sama, bisa beberapa bentuk dan material dipilih dan ditempatkan di ruang tamu, asal tetap ada unsur-unsur pemersatu yang membuat tetap harmonis/serasi dengan keseluruhan ruang.
Kembali lagi ke soal memilih warna, boleh-boleh saja memilih warna putih untuk memberikan kesan luas, terang, dan bersih, namun beberapa sentuhan yang sifatnya lebih manusiawi tampaknya akan membuat penampilan ruang lebih akrab dan menyentuh. Misalnya pemilihan warna untuk pelapis kursi, bantal-bantal hias, tirai, taplak penutup meja, armature lampu, karpet atau pelapis lantai, dan lain-lain.
Sementara untuk ruang-ruang yang privat, anda dapat bereksperimen dengan warna-warna yang anda sukai. Contohnya, anda tidak bisa memaksakan untuk mewarnai kamar anda ataupun putra/putri anda dengan warna yg terang, karena belum tentu mereka menyukainya. Pilihlah warna yang mereka sukai, tetapi anda juga harus jeli untuk tidak menggunakan warna-warna yg “teduh” seperti warna ungu karena akan membuat kemauan mereka untuk belajar menjadi berkurang.
Selanjutnya dalam hal memilih aksesoris pelengkap kamar, pilihlah aksesoris yang anda dan atau putra/putri anda sukai tapi tidak membahayakan keselamatan anda dan mereka, misalnya motif-motif yang sederhana tapi menarik, seperti bunga, geometris dengan pola motif yang ukurannya kecil saja. Hindari memilih furniture dengan sudut-sudut yang tajam, dsb

Selamat mendekorasi rumah dan kamar anda..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar